28.3 C
Riau
22 Agustus 2026
mirandapos.com
Berita

Ketum KMPKS tanaman eucalyptus memicu kebakaran dahsyat di Kalimantan

mirandapos.com, Pelalawan,Riau pada tanggal  19–21 Agustus 2026 telah terjadi kebakaran lahan yang sangat dahsyat dan telah merugikan masyarakat tepat nya di provinsi Kalimantan.

Adapun penyebab karhutla ini disebabkan dugaan pembukaan lahan dengan skala besar-besaran, sehingga tidak memikirkan dampak resiko yang akan di terima nanti nya.

Pemerintah dan aparat penegak hukum harus mengontrol setiap permasalahan karhutla ini dari tindakan oknum maupun dari pihak perusahaan yang ingin melakukan pembukaan lahan baru seperti perusahaan HTI (Hutan tanaman industri) yang menanam pohon akasia jenis eucalyptus.

Adapun dampak buruk dari karhutla ini dapat merugikan masyarakat dan juga lingkungan, dengan ada nya tindakan pembakaran hutan ini menyebabkan kobaran api yang sangat cepat sehingga menimbulkan kabut asap yang sangat pekat, serta dapat memicu gangguan kesehatan terhadap masyarakat.

ada banyak di Kalimantan terdapat beberapa perusahaan HTI (Hutan tanaman industri) yang menanam pohon akasia jenis eucalyptus sebagaimana tanaman eucalyptus ini dapat memberikan dampak buruk terhadap lingkungan.

Agung Maulana ketua umum Kesatuan mahasiswa peduli kebijakan sosial (KMPKS) pernah menyuarakan terkait permasalahan dampak lingkungan yang di sebabkan tanaman pohon eucalyptus,

Tanaman pohon eucalyptus ini memang sangat lah berbahaya terhadap lingkungan, mulai dari zat kimia yang berbahaya, jika limbah tanaman eucalyptus itu di buang ke aliran sungai maka akan menyebabkan ikan mati secara massal, dan jika terkena manusia maka Kulit akan menjadi alergi dan gatal, dampak tanaman pohon eucalyptus ini juga bisa menyebabkan kebakaran dunia.

Kebakaran hutan yang sangat dahsyat pernah terjadi di East Bay tahun 1991, yang menewaskan 25 orang dan menyebabkan ribuan orang kehilangan tempat tinggal. Hamparan luas pohon eukaliptus terbakar.

adapun selanjutnya Kebakaran hutan paling mematikan di Portugal pernah terjadi pada Juni dan Oktober 2017. Bencana ini menewaskan lebih dari 100 orang, melukai ratusan lainnya, dan menghanguskan total lahan seluas lebih dari 500.000 hektar akibat gelombang panas ekstrem serta angin kencang.

Serta kebakaran hutan dahsyat pernah terjadi pula Kebakaran hutan besar di Los Angeles, California, yang terjadi pada Januari 2025, diperparah oleh keberadaan pohon eukaliptus (eucalyptus). Pohon ini bersifat sangat mudah terbakar karena mengandung minyak volatil dan kulit kayu yang mengelupas, sehingga memicu percikan api dan membuat kobaran api cepat meluas di tengah terjangan angin kencang Santa Ana serta menyebabkan Kematian korban jiwa  sebanyak 440 orang

Untuk itu agung ketua umum KMPKS meminta presiden RI Prabowo Subianto untuk mengontrol dan menghentikan setiap perusahaan yang menanam pohon eucalyptus di karenakan akan berdampak lebih buruk terhadap lingkungan dan alam.

Related posts

Bupati Sijunjung Hadiri Pembukaan MTQ Nasional ke-41 Provinsi Sumbar di Bukittinggi 

incores17@gmail.com

Keresahan Peri Akri, S.E.,M.M Terhadap Bumi Riau

incores17@gmail.com

Demo Karyawan Kontrak Pertamina Hulu Rokan Wilayah Minas: Tuntut Keadilan dan Transparansi, Soroti Praktik Rekrutmen dan Kesejahteraan