mirandapos.com, PEKANBARU — Komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperluas penghijauan terus dilakukan Pemerintah Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyaluran sebanyak 1.200 bibit pohon bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau kepada masyarakat.
Bantuan bibit tersebut diserahkan melalui UPT Perbenihan DLHK Provinsi Riau dan diterima langsung oleh Lurah Agrowisata Zulken, SP., bersama jajaran di Kantor Kelurahan Agrowisata, Jalan Sri Sejahtera, Senin (7/9/2026).
Penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala UPT Perbenihan DLHK Riau Dewi Susanti, S.E., M.K., didampingi Penelaah Teknis Kebijakan Fitriyanti, S.Pd., M.Pd., serta Pelaksana Ihsan Baron Putra.
Beragam Jenis Bibit untuk Penghijauan
Sebanyak 1.200 bibit yang disalurkan terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif maupun tanaman kehutanan. Beberapa di antaranya yakni kelengkeng, matoa, durian, mangga, aren, meranti, gaharu, serta sejumlah jenis tanaman lainnya.
Keberadaan berbagai jenis bibit tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperluas ruang hijau sekaligus mengembangkan tanaman yang memiliki nilai produktif dan manfaat ekonomi.
Pemerintah Kelurahan Agrowisata tidak menjadikan penyaluran bibit ini hanya sebagai kegiatan seremonial. Setelah diterima, bibit akan disalurkan kepada masyarakat untuk ditanam di lokasi yang dinilai sesuai.
Selain penanaman, pemerintah kelurahan juga akan melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman. Monitoring tersebut dilakukan agar bibit yang telah diberikan dapat dirawat dengan baik dan tumbuh secara optimal.
Tidak Hanya Menanam, Tetapi Juga Merawat
Lurah Agrowisata Zulken, SP., menyambut positif bantuan bibit dari DLHK Provinsi Riau tersebut. Ia berharap tanaman yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau.
«“Semoga bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan bibit tersebut,” ujar Zulken.»
Menurutnya, keberhasilan penghijauan tidak cukup hanya dengan menanam pohon. Perawatan dan kepedulian masyarakat menjadi faktor penting agar tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Untuk itu, proses monitoring akan terus dilakukan guna melihat perkembangan bibit yang telah ditanam. Tanaman yang tumbuh dengan baik diharapkan mampu menambah ruang terbuka hijau, menciptakan lingkungan yang lebih sejuk serta memberikan manfaat ekologis dan ekonomi.
Membangun Agrowisata yang Semakin Hijau
Penyaluran 1.200 bibit pohon ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan di Kelurahan Agrowisata.
Tanaman produktif seperti kelengkeng, matoa, durian dan mangga diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. Sementara tanaman kehutanan seperti meranti dan gaharu memiliki peran dalam mendukung kelestarian ekosistem.
Jika dilakukan secara konsisten dan disertai perawatan, gerakan penghijauan yang melibatkan masyarakat dapat menjadi bagian dari pembangunan lingkungan perkotaan yang lebih hijau, sehat dan berkelanjutan.
Penanaman pohon juga merupakan bentuk investasi lingkungan untuk masa depan. Pohon yang ditanam dan dirawat sejak sekarang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Bagi Kelurahan Agrowisata, 1.200 bibit pohon bukan sekadar jumlah, melainkan 1.200 kesempatan untuk menambah ruang hijau, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan mewujudkan kawasan yang semakin asri, teduh serta berkelanjutan.


