5 November 2026
mirandapos.com
Berita

Polri Selidiki Dugaan Pidana di Perusahaan Tambang Nikel Raja Ampat

mirandapos.com, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri memastikan akan menyelidiki kasus tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Penyelidikan akan menyasar empat perusahaan yang Izin Usaha Pertambangan (IUP)-nya dicabut oleh pemerintah. Keempat perusahaan itu adalah PT Anugerah Surya Pratama, PT Nurham, PT Melia Raymond Perkasa, dan PT Kawai Sejahtera Mining.

“Kita masih dalam penyelidikan. Pasti lah. Sesuai dengan undang-undang kita boleh kok, kecuali undang-undangnya kita gak boleh menyelidiki,” jelas Diretur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin, Rabu (11/6/25).

Ia menjelaskan, sejauh ini dugaan kerusakan lingkungan atas aktivitas pertambangan di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Hal itu sebagaimana aktivitas pertambangan yang ada, di mana kerusakan lingkungan pasti terjadi.

“Cuma makanya ada aturan untuk reklamasi, ada di situ kewajiban pengusaha untuk memberikan jaminan reklamasi,” ujarnya.

Related posts

Masyarakat Air Molek–Peranap Tuntut Perbaikan Jalan Rusak, Rusdi Bromi: Jalan Ini Milik Rakyat, Bukan untuk Tambang!

incores17@gmail.com

Frans Chaverius Tampubolon, SH.,MH ,CIRP Kuasa Hukum PT PAB, Ucapkan Selamat Bertugas ,Wakapolda Riau, Kalimantan Dan Kapolres Bengkalis 

incores17@gmail.com

BERITA TERKINI!!!Jalan Seperti Kubangan Kerbau! Warga Jalan Teropong I Kampar Geram, 14 Tahun Menanti Perhatian Pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar Tak Kunjung Di Perhatikan

Leave a Comment