26 C
Riau
21 Mei 2026
mirandapos.com
Berita

Utusan Khusus Presiden RI bidang kesehatan turun tangan, Polemik Dokter Spesialis ASN disiak menemui titik terang

mirandapos.com, Siak – Polemik antara dokter spesialis dan pemerintah kabupaten Siak akhirnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat berawal adanya berita serta aduan melalui surat menyurat.

Melalui Asisten I Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Kesehatan, Prof. Farhat, merespon cepat dan hadir langsung untuk melakukan pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Siak dan perwakilan tenaga medis di salah satu ruang kerja milik pemerintahan Siak.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Farhat menjelaskan sejumlah informasi kegaduhan yang berkembang di tengah masyarakat, dirinya menegaskan bahwa kewajiban pemerintah daerah terhadap dokter spesialis ASN, seperti gaji, jasa layanan, hingga THR, telah dipenuhi.

Kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang tetap hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dedikasi tersebut adalah kekuatan utama dalam menjaga kepercayaan publik.

Ia juga menegaskan bahwa informasi terkait tidak dibayarkannya gaji dokter spesialis tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Sementara TPP merupakan tambahan penghasilan yang sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah. Oleh karena itu, dalam situasi tertentu, penyesuaian menjadi langkah yang harus diambil secara bijak dan bertanggung jawab.

 Perwakilan staf khusus kepresidenan di bidang kesehatan tersebut menegaskan dan mengingatkan Pelayanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas, pentingnya tanggung jawab moral ASN dan tenaga kesehatan, seorang dokter tidak boleh mengabaikan kepentingan rakyat.

Pemkab Siak yang didampingi oleh Ketua IDI Siak dan perwakilan dokter spesialis serta Pimpinan RSUD Tengku Rafi’an Kab. Siak menyampaikan sangat tertolong dan mengapresiasi atas perhatian pemerintah pusat, bahwa dalam hasil pertemuan ini dengan Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan, Prof. Dr. dr. Farhat sudah menemui titik terang, bahwa TPP disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Kami berterima kasih atas atensi semua pihak dan mari kita jaga kondusifitas daerah, terutama memastikan pelayanan kesehatan kepada rakyat tetap berjalan baik.

(Lenimarlina)

Related posts

Konsolidasi DPW PWMOI Riau Di Meranti, Bentuk Tanggung Jawabnya, PWMOI Kritis Yang Konstruktif

incores17@gmail.com

Implementasi Program Aksi Kemenimipas 2026, Lapas Pekanbaru Gelar Tes Urine Ratusan Warga Binaan

incores17@gmail.com

Kehangatan Keluarga Warnai Kunjungan Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

incores17@gmail.com

Leave a Comment